Tercantum Dzikir sampai Baca Quran, Berikut 5 Amalan Ringan yang Berlipat Pahalanya sepanjang Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu oleh umat muslim, sebab seluruh amal ibadah hendak dilipatkan pahalanya.

Di bulan suci Ramadhan, mengamalkan ibadah serta kebaikan hendak dilipatkan pahalanya.

Tidak hanya itu, setan serta jin pula hendak dibelenggu, pintu neraka ditutup, serta pintu ampunan dibuka lebar- lebar.

Umat muslim hendak melakukan puasa sepanjang satu bulan penuh serta seluruh rangkaian ibadah bulan Ramadhan buat menyempurnakan puasanya.

Tidak hanya itu, nyatanya terdapat amalan yang ringan namun mempunyai pahala yang besar, terlebih bila dicoba di bulan Ramadhan.

Berikut merupakan amaan yang ringan namun mendatangkan pahala yang berlipat ganda bila dicoba di bulan Ramadhan.

Umat muslim hendak melakukan puasa sepanjang satu bulan penuh serta seluruh rangkaian ibadah bulan Ramadhan buat menyempurnakan puasanya Dzikir Yang Berat Timbangannya .

Tidak hanya itu, nyatanya terdapat amalan yang ringan namun mempunyai pahala yang besar, terlebih bila dicoba di bulan Ramadhan.

Berikut merupakan amaan yang ringan namun mendatangkan pahala yang berlipat ganda bila dicoba di bulan Ramadhan.

Dzikir merupakan amalan yang ringan serta gampang dicoba, walaupun dzikir merupakan amalan yang ringan, nyatanya mempunyai bermacam khasiat.

Mengamalkan dzikir merupakan sunnah buat memperoleh pahala serta ampunan dari Allah SWT.

Dzikir sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti mengingat, tujuannya merupakan supaya kita tetap mengingat Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah dalam pesan Al- Baqarah ayat 152:

” Sebab itu, Ingatlah kalian kepada- Ku tentu saya ingat kepadamu, serta bersyukurlah kepad- Ku, serta janganlah kau mengingkari( nikmat)- Ku.”

Waktu merupakan harta. Terdapat yang bilang time is money. Orang sukses pandai menggunakan waktu. Siapa juga Anda—pengusaha, pelajar, ulama, peneliti—modalnya waktu. Yang luar biasa, tidak terdapat agama yang lebih menghargai waktu melebihi Islam. Ironisnya, tidak terdapat umat yang lebih pandai menyia- nyiakan waktu melebihi kalangan Muslimin.

Dipastikan tidak terdapat seseorang juga yang menolak apabila ditawari investasi waktu yang hasilnya tiba luar biasa kilat dalam jumlah luar biasa hebat. Terlebih cuma perlu 2 menit, tetapi hasilnya dapat buat menutup seluruh kerugian.

Ini penawaran sangat sungguh- sungguh. 2 menit? Ya, apalagi dapat kurang. Ini sebab yang menawarkan teramat sangat kaya, serta mampu melaksanakan apa saja! Dialah Allah, Pencipta Alam Semesta serta Pemberi Rezeki segala makhluk- Nya.

Kerugian sejati merupakan merugi waktu. Bila usia menurun tetapi kebaikan tidak meningkat, rugi namanya. Bila usia lalu, tetapi dosa terus menjadi menumpuk, yang ini rugi telak! Hendak namun, sepanjang kita masih memiliki waktu, yang kurang dari 2 menit itu, seluruh kerugian tadi dapat ditutup. Triknya? Ikuti hadis berikut:

Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu‘ anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallaahu‘ alaihi wa sallam bersabda,“ Barangsiapa mengucapkan subhaanallaah wa bihamdih(سبحاناللهوبحمده) seratus kali tiap hari, hingga gugurlah seluruh dosanya walaupun sebanyak buih di lautan!( HR. Bukhari Nomor. 6405, serta Muslim Nomor. 2691).

Sekali lagi, Kamu cuma butuh 2 menit. Apalagi dapat lebih pendek buat mengucapkannya 100 kali teks tersebut. Hasilnya ruarrr biasa! Dosa- dosa Kamu hendak diampuni walaupun sebanyak buih di lautan.

Zhahir hadis menampilkan seluruh dosa bisa terampuni lewat amalan tersebut. Namun para ulama menafsirkan dosa yang diartikan merupakan dosa kecil. Karena dosa besar cuma diampuni lewat taubat.( Subulus Salaam, 4/ 216)

Imam Ibnu Abdil Barr berkata, hadis tersebut tercantum hadis sangat indah yang berbicara

fadhilah dzikir.( At Tamhid, 22/ 18)

Para ulama menarangkan, anjuran mengucapkan dzikir tersebut sifatnya absolut. Dapat dicoba kapan saja. Pagi, siang, sore. Sekalian ataupun dicicil. Inilah kelebihan ibadah dzikir yang sangat fleksibel tetapi luar biasa faedahnya. Allah berfirman, yang maksudnya:

“ Apabila kamu usai mengerjakan sholat, hingga ingatlah Allah baik dalam kondisi berdiri, duduk, ataupun tiduran.”( An Nisa’: 103)

Apabila usai Subuh Kamu mengantuk, silakan membacanya sembari tiduran. Gampang. Apabila tidak memiliki banyak waktu, bacalah sembari duduk, sembari berjalan kembali. Tidak terdapat yang susah serta menyulitkan.

Tetapi tunggu dahulu. Semata- mata komat- kamit tanpa mengerti yang dibaca tidak sama nilainya dengan menghayati teks dengan penuh konsentrasi.

Baca Juga : Ide Untuk Desain Interior Kamar Tidur Utama

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata,

“ Pahala ini tidak semata- mata jadi imbalan atas perkataan lisan semata. Memanglah, kalaulah seorang membacanya dengan lisan tetapi lalai terhadap maknanya, tidak ingin menghayati, hati tidak selaras dengan lisan, serta tidak menyadari hakikat serta keagungan apa yang diucapkan, tetapi dia masih berharap bisa pahala; hingga kandungan dosa yang diampuni hendak cocok dengan apa yang terdapat di hati.

Sebabnya, sebab keutamaan tiap- tiap amal bukan diukur dari wujud serta jumlahnya. Tetapi dari apa yang terdapat di hati pelakunya. Boleh jadi terdapat 2 amalan yang wujudnya sama persis. Tetapi selisih keutamaannya sepanjang antara bumi serta langit. Sebagaimana 2 orang yang berdiri dalam satu shaf serta bersama sholat di balik imam. Hendak namun perbandingan nilai sholat mereka sepanjang antara langit serta bumi.( Madarijus Salikin, 1/ 331)

Nah, supaya menemukan imbalan optimal, marilah kita selami arti perkataan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *