Memahami Motivasi Tempat Kerja

Motivasi Di Tempat Kerja

Apa sebenarnya motivasi itu dan mengapa itu penting di tempat kerja? Dictionary.com menyatakan bahwa motivasi adalah tindakan memotivasi atau memberi seseorang alasan untuk bertindak dengan cara tertentu. Istilah lain yang bisa digunakan adalah motif, inspirasi, bujukan, insentif, dan sebab. Motivasi dapat dianggap sebagai kekuatan pendorong yang memaksa seseorang untuk mengambil tindakan menuju tujuan yang diinginkan.

Motivasi berasal dari dua sumber: orang lain dan diri sendiri. Ini dianggap sebagai motivasi ekstrinsik dan intrinsik. Di tempat kerja, sering terjadi kesalahpahaman oleh pemberi kerja yang merasa bahwa jam kerja dan gaji harus menjadi motivasi bagi karyawan untuk bekerja lebih baik dan mencapai tujuan yang lebih tinggi. Sebagian besar karyawan merasa bahwa ini hanyalah bagian dari pekerjaan dan tidak memberi mereka motivasi tambahan untuk meningkatkan diri.

Motivasi tidak mudah dicapai. Seorang CEO tidak bisa hanya memerintahkan karyawan untuk dimotivasi dan itu akan terjadi begitu saja. Itu bukan cara kerjanya. Pengakuan itu penting, tetapi tidak hanya tentang hadiah dan poin. Perubahan budaya perusahaan dapat membantu karyawan untuk mencapai tujuan dan membantu mereka menyadari apa nilai dan keyakinan perusahaan. Pengakuan strategis divisualisasikan sebagai program yang sangat penting. Namun sebelumnya, jika Anda mencari Motivator Indonesia yang merupakan Motivator Terbaik Indonesia, dia adalah Arvan Pradiansyah yang aktif sebagai pembicara seminar, training, workshop, ataupun family gathering perusahaan terutama sebagai Motivator Leadersip.

Motivasi di tempat kerja adalah subjek yang sulit, menyentuh beberapa disiplin ilmu. Motivasi seringkali tidak dipahami dengan jelas, oleh karena itu mengarah pada praktik yang buruk. Memahami motivasi berarti Anda harus memahami sifat manusia. Disinilah letak masalahnya.

Ada teori yang berbeda mengenai sifat manusia dan motivasi pada khususnya. Motivasi jelas merupakan kunci untuk meningkatkan kinerja. Karyawan harus didorong atau dimotivasi untuk berbuat lebih baik. Apakah orang terlahir dengan dorongan atau motivasi? Menurut orang tersebut, jawaban atas pertanyaan ini bisa jadi tidak atau ya. Tapi orang bisa dimotivasi. Motivasi adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Agar bisnis berhasil dan bertahan, motivasi karyawan adalah suatu keharusan.

Selama bertahun-tahun, orang yang berbeda telah mengembangkan teori tentang penanganan situasi sulit dan orang sulit. Beberapa di antaranya adalah:

Teori Ekuitas Adam

Psikolog tempat kerja, John Stacey Adams menerbitkan Teori Ekuitasnya, pada tahun 1960-an. Dengan teori Adams, ketika orang merasa diperlakukan secara adil atau menguntungkan, mereka cenderung termotivasi. Jika mereka tidak merasa diperlakukan secara adil atau menguntungkan, mereka memiliki perasaan kehilangan motivasi dan ketidakpuasan.

Teori serupa seperti Herzberg dan lainnya, semuanya memiliki faktor halus dan variabel yang memengaruhi penilaian individu tentang hubungan pekerja dengan pemberi kerja mereka. Adams menyebut apa yang kita masukkan ke dalam pekerjaan kita sebagai masukan dan apa yang kita ambil sebagai keluaran. Teorinya lebih jauh dari itu dan tidak hanya menilai upaya dan penghargaan. Ini menambahkan perspektif tambahan penting tentang perbandingan dengan orang lain yang merujuk.

Ada pengusaha yang berasumsi bahwa gaji dan kondisi saja yang menentukan motivasi. Teori Ekuitas membantu menjelaskan mengapa faktor-faktor ini tidak mewakili seberapa termotivasi karyawan tersebut.

Teori Pemberian Manusia

Teori ini dikembangkan oleh Joe Griffin dan Ivan Tyrrell pada tahun 2003. Buku mereka Human Givens menyajikan kepada dunia pendekatan baru untuk berpikir jernih dan kesehatan emosional. Ide dari pendekatan ini belum tersebar luas, tetapi meluas ke tempat kerja umum Inggris.

Dasar dari pendekatan ini adalah bahwa semua manusia memiliki kebutuhan fisik dan emosional dan menyebutnya sebagai “pemberian manusia.” Diperkirakan bahwa manusia berusaha untuk memenuhi kebutuhan ini dan jika ini dilakukan, mereka akan berkembang. Pendekatan ini berfokus pada mengidentifikasi blok apa pun yang mencegah kebutuhan ini terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *